Sekelompok peneliti dikabarkan berhasil melakukan pengiriman data
tercepat yang pernah dilakukan antara satu transmitter dan receiver.
Peneliti tersebut berhasil mengirimkan data dengan kecepatan sampai
1.125 terbits per second.
Adalah para peneliti dari University College London yang berhasil melakukan hal tersebut. Seperti dilansir dari laman Ubergizmo,
Jumat (12/2/2016), para peneliti menggunakan teknik pemrosesan beberapa
sinyal sekaligus untuk mendapatkan kecepatan yang dicapai.
Dr Robert Maher, selaku Kepala penelitian tersebut, menyebutkan kalau
kecepatan yang berhasil dicapai ini jauh melampui rata-rata kecepatan
koneksi broadband di Inggris, yakni sekitar 50 ribu kali lebih cepat.
Sebagai informasi, kecepatan koneksi di Inggris sendiri rata-rata hanya
mencapai 24 megabits per second.
Maher mempermudah gambaran betapa cepatnya koneksi data ini dengan
memberikan contoh dalam penggunaan sehari-hari. Maher menggambarkan
dengan kecepatan data super cepat ini, seluruh seri Game of Thrones
versi HD dapat diunduh hanya dalam waktu satu detik.
Untuk mendapatkan kecepatan transmisi data seperti ini, para peneliti
menggunakan 15 saluran berbeda untuk mengirimkan data. Masing-masing
saluran memiliki sinyal optik dari panjang gelombang yang berbeda.
Dari situ, semua saluran yang terpisah akan termodulasi dan digabungkan menjadi sinyal tunggal. Saluran hasil penggabungan itulah yang kemudian disebut sebagai 'saluran super'. Seluruh hasil penelitian ini sudah dipublikasikan di jurnal Scientific Reports.
Namun, mengingat teknologi masih dalam tahap penelitian, dapat dipastikan teknologi ini tidak akan hadir dalam waktu dekat. Kendati demikian, para peneliti berencana untuk melakukan uji coba teknologi jaringan ini melalui kabel fiber di sekitar Inggris.
Dari situ, semua saluran yang terpisah akan termodulasi dan digabungkan menjadi sinyal tunggal. Saluran hasil penggabungan itulah yang kemudian disebut sebagai 'saluran super'. Seluruh hasil penelitian ini sudah dipublikasikan di jurnal Scientific Reports.
Namun, mengingat teknologi masih dalam tahap penelitian, dapat dipastikan teknologi ini tidak akan hadir dalam waktu dekat. Kendati demikian, para peneliti berencana untuk melakukan uji coba teknologi jaringan ini melalui kabel fiber di sekitar Inggris.
Source : generasi-intelektual.blogspot.com
